Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Desember 2021

Review Lengkap Another, Anime Horror Penuh Misteri

Review Lengkap Another, Anime Horror Penuh Misteri

 
Hi Guys, seperti yang sudha kita tahu kalau anime itu bermacam-macam dan juga genrenya juga bermacam-macam. Lalu apakah kamu juga suka anime genre horror ? aku suka Guys, nah kalau begitu aku akan sharing salah satu anime musiman yang genrenya horror, yaitu Another.

Tentang Another Anime :
Jenis : Anime Musiman
Tanggal rilis : 10 Januari 2012
Genre : Horror, Misteri, School Life, Thriller
Tokoh : Mei Misaki, Kouichi Sakakibara, Yuuya Mochizuki, Naoya Teshigawara, dll

Review Another Anime :
Pada tahun 1972, Misaki adalah seorang gadis di SMP Yomiyama kelas 3-3, dia sangat disukai oleh teman-teman dan gurunya, bahkan ia pandai dalam berbagai bidang mata pejaran. Namun Misaki tewas dalam sebuah kecelakaan, teman-teman dan gurunya tidak percaya akan hal itu, mereka merasa bahwa Misaki masih berada di tengah-tengah mereka dan menyediakan bangku kosong di kelas 3-3. Selanjutnya, kelas 3-3 di SMP Yomiyaga dikenal sebagai kelas kutukan.

26 tahun kemudian, seorang anak laki-laki bernama Kouichi Sakakibara masuk ke SMP Yomiyama di kelas 3-3, ia baru saja pindah dari Tokyo, ayahnya bekerja di India setelah ia pindah, dan Sakakibara tinggal bersama bibinya, Reiko Mikami, yang juga sebagai wali kelas 3-3. Sebelumnya, ia bertemu dengan gadis berambut pendek dengan penutup mata kiri, gadis itu bernama Mei Misaki.

Kouichi Sakakibara terkejut bahwa Mei Misaki adalah teman sekelas di kelas 3-3. Namun, semua murid di kelas 3-3 tidak mengenal dan juga tidak mengetahui keberadaan Mei, bahkan semua guru-guru. Sakakibara selalu penasaran dengan hal itu meskipun kerap kali ia bertemu dengan Mei.

Untuk memenuhi rasa penasaran itu, Sakakibara terus mendekati Mei, bahkan ia memberanikan diri untuk menemui Mei di rumahnya, Mei sering kali memperingatkan Sakakibara untuk tidak mendekatinya. Di sisi lain, kutukan di kelas 3-3 SMP Tomiyama mulai menghantui kembali, satu per satu siswa di kelas itu mati secara mengenaskan setiap bulannya.

Karena sudah banyak korban mati mengenaskan karena kutukan itu, para siswa di kelas 3-3 menjadi takut. Bahkan saking takutnya, seorang siswa mengatakan kepada Sakakibara bahwa salah satu upaya untuk mencegah terjadi kutukan adalah menenuhi bangku kelas yang bisa cukup untuk penghuni kelas, tetapi selalu ada bangku kosong dalam satu kelas (korban kutukan) dalam satu bulan. Untuk itulah, mereka mengabaikan salah satu murid di kelas itu, yaitu Mei, dengan harapa agar korban kutukan berkurang.

Sakakibara sudah melanggar apa yang dilakukan oleh semua siswa kelas 3-3 dan para guru, akhirnya Sakakibara dan Mei dianggap tidak ada di kelas 3-3. Itu dilakukan agar korban kutukan berkurang, namun tetap saja kutukan itu memakan korban setiap bulannya. Akhirnya, ketua kelas, Izumi Akazawa, memutuskan untuk menganggap keberadaa mereka berdua karena korban masih berjatuhan tiap bulan, meskipun ia sendiri masih membenci dan mencurigai Mei.

Kemudian, secara diam-diam Kouichi Sakakibara, Misaki Mei, Naoya Teshigawara dan Yuuya Mochizuki mencari pentunjuk untuk menghentikan kutukan itu. Dalam proses pencarian itu, mereka menemukan sebuah rekaman dalam radio yang ditinggalkan oleh senior yang sudah lulus dan ditempelkan di atap kelas.

Pada saat liburan musim panas, semua siswa melakukan liburan di sebuah villa yang dekat dengan hutan. Di sana, Kouichi Sakakibara, Misaki Mei, Naoya Teshigawara dan Yuuya Mochizuki memutar cerita yang direkam dalam sebuah radio untuk mengetahui cara menghentikan kutukan.

Cerita dalam radio itu mengungkapkan bahwa kutukan itu juga terjadi pada kelas senior yang sudah lulus. Suatu ketika, perekam radio itu tidak sengaja membunuh salah satu temannya di dalam hutan saat liburan ke villa. Saat ia kembali ke penginapan, bahkan semua teman-temannya masih bersikap biasa tanpa menanyakan kemana perginya salah satu teman yang hilang (yang telah terbunuh secara tidak sengaja).

Ia juga menanyakan kepada semua teman-temannya tentang orang yang tidak sengaja ia bunuh. Namun, semua teman-temannya tidak mengenali dan tidak mengetahui siapa dia padahal sebelumnya mereka semua sangat akrab. Dan sejak saat itulah, kutukan berhenti tanpa ada korban lagi. Ia juga mendapati kesimpulan bahwa teman yang tidak sengaja di bunuhnya adalah siswa tambahan yang menyebabkan kutukan. Siswa tambahan itu sebenarnya juga sudah mati tetapi susah dibedakan karena memiliki jasad, jika siswa tambahan itu dibunuh atau mati lagi maka semua orang disekitarnya akan melupakan keberadaannya.

Pada waktu itu, ketua kelas,  Izumi Akazawa, memutar rekaman radio itu setelah mereka, lalu memutar radio dengan microphone ruangan penginapa sehingga semua siswa di dalam penginapan mendengar. Setelah semua mendengar cerita dalam radio, para siswa saling membunuh untuk menyelamatkan diri sendiri, sampai-sampai villa terbakar.

Banyak siswa tidak bersalah menjadi korban tetapi banyak juga yang selamat. Pada waktu itu, Mei Misaki berniat membunuh Reiko Mikami (wali kelas 3-3 dan juga bibi Sakakibar) karena ia mengetahi bahwa sebenarnya wali kelasnya sudah meninggal beberapa bulan yang lalu. Sakakibara mengetahui hal itu, lalu Mei menjelaskan bahwa Reiko Mikami sudah mati beberapa bulan lalu. Namun, Sakakibara memutuskan untuk membunuh bibinya dengan tangan sendiri meskipun dengan berat hati.

Setelah kejadian itu, kutukan kelas 3-3 berhenti tanpa ada korban lagi tiap bulannya. Begitu juga ingatan, keberadaan, dan foto kenangan bersama Reiko Mikami hilang begitu saja dalam memory para siswa. Hanya Mei dan Sakakibara yang masih mengingat tentang Reiko Mikami.

Nah Guys, kalau review saja kurang menarik tanpa menonton animenya langsung. Another ini juga disediakan dalam versi anime live action yang diperankan oleh manusia.